Mendekorasi Kamar “Retro Klasika”

Beberapa waktu yang lalu saya ditawari kerjaan mendekorasi kamar utama sebuah rumah dengan tema desain “Retro Klasik Jawa”. Setelah beberapa perbincangan singkat mengenai desain yang saya ajukan, sang pemilik setuju.

Seminggu kemudian para pengrajin di Jepara menerima kayu jati hasil hunting saya dari berbagai tempat. Ada yang berasal dari bongkaran rumah tua, ada yang dari pohon di belakang rumah, dll; singkat kata, bahan yang diingini sudah terkumpul. Selama beberapa waktu saya pun menginap dan bolak-balik ke Jepara, mengikuti proses pengerjaan gebyog, ranjang, lemari, meja rias, nakhas, dll.

Tahap demi tahap mulai diselesaikan, problem lain yaitu pengangkutan, bagaimana cara agar ukiran krawangan yang rawan benturan itu bisa  dikemas dan muat ke dalam kontainer ekspedisi. Akhirnya diputuskan untuk membagi ke bagian kecil sehingga perlu dilakukan penomoran dan pencatatannya ke sebuah gambar skema.

Inilah hasilnya. Semoga bermanfaat.

Mf1069

Mengatur posisi masing-masing bagian

Menyesuaikan dengan sumber cahaya siang, jendela.

Mf1074

Membuat tempat lampu malam.

Mf1080

Setelah setting gebyog, ranjang masuk tempatnya.

Mf1082

Lemari selesai dirakit.

Mf1086

Mengetes lampu malam dan lampu tidur.

Del Pic click cc

Itulah sebagian karya Delliando Furniture.

 

Mey 2013,

Advertisements

Blajar Matung

Setelah belajar untuk pertama kali sekitar 4 tahun yang lalu, baru kali inilah aku mulai matung beneran, dalam artian bikin yang agak besar.

Waktu belajar dulu, aku mulai dengan matung kayu, pakai clay, resin dan gypsum, berkali-kali gagal kala mencoba berbahan semen. Kali ini karena dapat bantuan seorang sahib, mas Dodi, yang ngerti banget baca detail desain, kami memberanikan diri.

Construction of "White Stallion", mixed concrete with grinded marble layer, 3,1 meter.

Construction of “White Stallion”, mixed concrete with grinded marble layer, 3,1 meter.

Direncanakan berlapiskan lempengan marmer dan digerinda, patung kuda setinggi 3,1 meter ini akan menjadi awal dari proyek 7 patung, yang umumnya bernuansakan ornamen Dayak Kalimantan. Semoga Tuhan menyertai kerja kami.

This slideshow requires JavaScript.

Tepian hutan dan laut, Agt 2012

LM.