Melukis “Gothic Orchestra”

Lukisan “Gothic Orchestra” dibuat pada kanvas berukuran 150cm X 220cm dengan cat minyak.

Proses melukisnya dapat Anda lihat di link ini: Melukis “Gothic Orchestra”.

20161103_125640-cc

 

Bersamaan dengan pembuatan lukisan ini, saya juga memberikan cipratan cat pada 5 buah karya tembikar dekoratif.

cc-go-6a

Saat ini lukisan “Gothic Orchestra” dipajang di Galeri Lukisan Moses, Jl. A. Yani no. 27 Ungaran, Kab. Semarang.

cc-go-7d

c-20161103_130025

Lukisan “Gothic Orchestra” (tengah) diapit “Merry go Happy” (kiri) dan “Blue Anger” (kanan).

Terimakasih.

Advertisements

Lukisan “Predators”

Lukisan “Predators” dibuat dengan cat minyak pada kanvas berukuran 150cm X 220cm. Rekaman videp proses pembuatannya dapat dilihat dengan mengklik link berikut: Melukis “Predators”.

20160813_183706

Saat ini lukisan “Predators” dipajang di Galeri Lukisan Moses.

20161022_181028-c

Galeri Lukisan Moses, Jl. A. Yani no. 27 Ungaran, Kab. Semarang.

Lukisan “Ultimate Melting”

Lelehan terakhir, bahwa segala keindahan dan kecantikan wajah semata akan pudar seiring waktu. Itulah makna lukisan berukuran 150cm X 220cm yang dibuat dengan cat minyak ini. Proses pembuatan lukisannya dapat Anda lihat dengan mengklik link berikut ini: The “Ultimate Melting” Painting Process.

Lukisan ini sudah terjual. Sold.

ultimate-melting

Terimakasih.

20161001_115022-cc

Sekilas Galeri & Studio Lukisan Moses

Inilah tempat berkarya dan memajang baik lukisan, patung, instalasi maupun aneka furnitur unik untuk perlengkapan dekorasi interior.

Inilah link video tentang sekilas Galeri Lukisan Moses di Ungaran.

Digital Camera

Sebagian besar karya berupa karya lukisan dipajang di ruang pamer, sedangkan materi lain yang masih dikerjakan terdapat di lantai dasar yang juga merupakan studio sehari-hari.

20161022_181028-cc

Jika Anda ingin mengunjungi studio, ikuti saja tanda panah di sudut kiri depan. Masuk saja lewat pintu samping.

Digital Camera

Inilah jalan masuk ke studio.

20161029_123220-c

Silakan berkunjung. Alamatnya di Jl. A. Yani No. 27 Ungaran, Kab. Semarang. Jawa Tengah.

Abstract Painting, “3 VS 1”

CC ABS 1

My composition today, “3 vs 1”, oil on canvas, 70cm X 90cm, September 2014.

Persiapan Ikut PSLI Surabaya 2014

@ 0000

Pasar Seni Lukis Indonesia 2014 akan diselenggarakan tanggal 3-12 Oktober 2014 di JX International Jl. A. Yani 99 Surabaya. Acara yang menjadi ajang temu pelukis, kolektor, galeri seni dan pecinta seni se Indonesia ini kian tahun kian cemerlang saja.

M ANis (2)

Pak Anis (Foto: hurek.blogspot.com)

Dipelopori oleh Sanggar Merah Putih dan Pak Anis, hajatan ini terbukti sukses memfasilitasi para seniman. Acara ini selalu menghadirkan tokoh-tokoh nasional, baik pengusaha, kepala daerah hingga menteri. Transaksi yang terjadi pun selalu bernilai miliaran rupiah. Saya sendiri pertama kali mengikutinya tahun 2009 ketika acara ini diselenggarakan di Balai Pemuda. Tulisannya saya muat di blog ini, berjudul Pasar Seni Lukis Indonesia 2009 di Surabaya.

mf psli-surabaya-2009

Partisipasi di PSLI 2009

Bagi saya sebagai pelukis, bagian terpenting dari hajatan ini adalah peluang untuk keluar kandang, membawa karya untuk dipertemukan dengan dengan karya ratusan seniman lain yang beragam. Kesempatan semacam ini takkan terjadi pada pameran biasa. Rasanya untuk saat ini, hanya PSLI Surabaya yang bisa. Event di ITB, Galnas, atau ArtJog di Jogja, masih kelewat elit, tinggi dan mahal. Mungkin dulu ada Jambore Senirupa Nasional di Pasar Seni Ancol, namun sayang pamor Jambore kian pudar. Kebesaran nama pak Jokowi atau pak Ahok belum menyentuhnya. Mungkin jika tangan ajaib mereka telah menyentuhnya, Jambore di Ancol bisa kembali besar.

Persiapan saya mengikuti PSLI 2014 kali ini cukup panjang karena tadinya mengira PSLI seperti tahun-tahun sebelumnya di adakan pada bulan Mey. Inilah beberapa karya yang disiapkan untuk PSLI 2014.

Galeri Lukisan Moses, Persiapan Pameran

Mengira bahwa Pasar Seni Lukis Indonesia 2014 di Surabaya akan diselenggarakan seperti biasanya pada bulan Mei, saya pun menyiapkan sederetan lukisan untuk event itu. Ternyata menurut info terbaru, kegiatannya diadakan bulan Oktober 2014 nanti.

Alhasil belasan lukisan yang disiapkan pun saya boyong untuk dipamerkan di Galeri Lukisan Moses (GLM), yang beberapa waktu lalu kosong karena saya tinggalkan ngamen melukis dan menyanyi kemana-mana.

Dibantu anak-anak saya Ocha, Asie, Yana, Ima, Billy dan istri saya, Ester, kami mulai bersih-bersih halaman yang dipenuhi grafiti vandalis, lalu bebenah bagian ruang pajang baik di basement, lantai 1 dan lantai 2.

c016 20140406_143731

c005 20140406_133934

c001 20140406_131836

Selepas itu saya pun mengisi waktu dengan melukis beberapa karya baru.

Galeri Portofolio Karya

Inilah sebagian karya lukisan saya. Katalog lukisan yang masih tersedia dapat dilihat di page “For Sale”.

Untuk membukanya silakan klik judul page atau klik di sini.

This slideshow requires JavaScript.

Terimakasih Tuhan, memperkenankanku pikul kuk dan terus berkarya.

Sebagian lukisan ini dijual melalui Artyii, Singapura.

Mengalir… dan mengalir…  terus melukis dan melukis dengan bebas, tidak terikat oleh suatu gaya atau aliran khusus. Batasan terpenting bagi saya adalah tiga hal yang sama pentingnya; yang pertama, unsur estetika tetap terjaga; kedua, pesan tersampaikan secara utuh; ketiga, kepuasan berekspresi. Sulit atau mudahnya pemahaman akan simbolisasi narasi karya; seperti halnya konsep semiotika lainnya, adalah pilihan laiknya penggunaan bahasa sehari-hari yang sederhana atau memilih cara penyampaian lain yang lebih rumit. Setiap karya mulai konsep hingga penyelesaian akhir harus dibuat sungguh-sungguh dan total, sebagai pengejawantahan kiprah berkesenian yang (semoga) bertanggung jawab.

Selamat menikmati…