Membuat Mebel Lukis

Berikut beberapa karya lukis yang saya buat di permukaan meja kayu mahoni dan jati. Karya lainnya dibuat pada kursi, drawer, meja konsole, dan lainnya.

@ meja segi (3)

Sebelum dilukis, permukaan meja diberi lapisan semacam gesso yang terbuat dari enamel dan bubuk talc (Calcium bicarbonat). Selanjutnya setelah dilukis, diberi lapisan resin epoxy bening Chemset produksi Inggris yang aman bagi manusia.

Berikut ini beberapa contoh karya yang tersedia di galeri Lukisan Moses di Jl. A. Yani No. 27 Ungaran, Kab. Semarang.

IMG_20160804_112353

This slideshow requires JavaScript.

Semoga bermanfaat.

Advertisements

Lukisan “Link”

Berikut karya yang baru saya selesaikan, berjudul “Link”. Dibuat dengan cat minyak di kanvas berukuran 8ocm X 100cm. Dijual dengan harga Rp.8.000.000,-

Kontak indoartwork@gmail.com, SMS 085292333460.

Mengangkat tema kesadaran dan kontemplasi, semoga bermakna.

LINK, Oil on canvas, 80cm X 100cm, Moses, July 2016 cc

“Link” oil on canvas, 80cmX100cm, August 1st 2016

Terimakasih, salam.

Mencipta Lagu Rohani

Pernahkah Anda melihat dan mendengar anak-anak kecil mengarang lagu mereka sendiri? Saya rasa hampir setiap orang tua pernah. Nah, kenapa kita yang lebih tua tidak bisa?

Mungkin jawabnya adalah karena anak-anak begitu murni dan karena itu tak punya rasa takut, asalkan kita tetap memupuk rasa percaya diri mereka. Tidak suka menyalahkan, mencela atau apalagi mencerca. Jangan rusakkan bibit positif anak-anak kita dengan virus negatif.

Dukunglah senantiasa kreativitas anak-anak, alangkah baiknya jika kita mulai memupuk dan mengajak mereka menyatakan syukur dalam doa, pujian dan penyembahan. Jika kita mendengar mereka mengarang lagunya sendiri, segeralah beri penguatan dan arahkan agar lagu karangan mereka mengarah pada kebaikan.

Meski kadang lagu anak-anak kita teerdengar sumbang, kata-kata kurang teratur atau berkesan seadanya, namun spontanitas kreatifnya lah yang paling bernilai tinggi. Alangkah indahnya jika kemudian lagu itu ikut kita sempurnakan, dan bisa kita nyanyikan bersama dalam acara doa, ibadah malam atau mendorong mereka untuk berani tampil menyanyikan lagu karya mereka sendiri di ibadah minggu di hadapan para jemaat.

Berikut ada beberapa lagu rohani ciptaan saya mulai tahun 2000-an. Tanpa dasar kemampuan bermusik dan menyanyi yang mapan, terasa sekali betapa sulitnya mencipta lagu. Kemampuan anak-anak yang sedemikian mudahnya mengarang lagu sungguh membuat iri.

@ 00 FB Kol musik cc

 

Semoga lagu-lagu ini menjadi inspirasi.

Silakan klik judul lagu untuk melihat video dan mendengarnya.

1. Tebaran Debu,

2. Jaga Hatiku

3. Lord I need You

4. Pengharapan.

5. Satu Nama (Amsal 18:10)

6. Bakar Aku Tuhan.

7. Bermazmurlah Ungaran.

8. Yesusku, Jangan Tinggalkan Aku.

9. Air Sungai Tuhan.

10. Hari Baru.

11. Mazmur 112:4.

12. Sekuntum Melati Putih.

13. Tak Layak.

14. Tuhan adalah Penolongku (Ibrani 13:6)

15. LAGU UNTUK ABLEH link videonya di sini.

16. DOA APANG IKEY

17. MERPATI PATAH SAYAP

18. “PRECIOUS LOVE” (Ratu Rimba)

19. TAHARU INDANG APANG

20. SEPERTI ELIA

21. BUAH ROH

22. “DATANG PADA TUHAN”

23. PESAN UNTUK ANAKKU

24. “KRISTUS SEJATI”

25. Janji Yesus

26. Itu Pasti

27. Hikayat Ngengat

 

Bagi rekan-rekan yang ingin mendapatkan lirik lengkapnya silakan kontak email saya di indoartwork@gmail.com. Lagu lainnya menyusul. Thank you, let’s praise and worship Him.

Patung “Nenek Ceria”

Belakangan saya kesulitan mendapatkan bahan matung dari balok jati yang kian hari kian mahal saja. Alternatif solusi pun dicari dan pilihan jatuh pada laminasi kayu lapis.

Kayu lapis disusun oleh Billy menjadi beberapa susun, diberi perekat dan proyek baru dimulai.

20160707_143706.mp4_000001133

Billy membantu pengeleman

Sambil bereksperimen dengan menggunakan potongan sisa, jadilah karya patung “Nenek Ceria” berikut ini.

Jika ingin melihat video prosesnya silakan klik di sini.

NC Eds kol cc

Slide foto pembuatannya sebagai berikut.

This slideshow requires JavaScript.

Decoupage Meja Kopi Tua

Decoupage yaitu seni menempelkan potongan objek kertas koran, plastik, sobekan komik atau apa saja ke benda lain yang dalam hal ini saya kerjakan ke meja kopi tua.

Bahan yang ditempelkan yaitu koran tua yang ditempelkan dan dilapisi resin sehingga permukaannya bening seperti dilapisi kaca.

Ini dia gambaran proses pengerjaannya. Untuk melihat cuplikan video proses, klik di sini.

Meja Koran cc

Karya lukisan, patung dan woodworking ini saya pajang dan jual di Galeri Seni Moses di JL. A. Yani No. 27 Ungaran.

Working with Wood and Resin

Reclaiming my old coffee table top with wood slices and resin. What a fun weekend with my son Billy in my basement workshop.

This product available for sale at my gallery, Jl. A. Yani no. 27 Ungaran.

005a sp

Wood slices and resin for my my old coffee table top

And here’s the slide for whole process pictures.

This slideshow requires JavaScript.

Jual 12 Karya

Berikut ini 12 karya saya terbaru, masih tersedia untuk dijual. Informasi lanjut hubungi email lukisanmoses@gmail.com.

Catatan:

Lukisan “Pram”SOLD..

Lukisan “Beau” SOLD.

mendengar suara bumi 90X130cm Rp.9jt

mendengar suara bumi 90X130cm Rp.9jt

V complex 70x90cm Rp.6 jt

V complex 70x90cm Rp.6 jt

singa 100x140cm Rp.12 jt

kepala singa 100x140cm Rp.12 jt

pramoedya ananta toer 80x100cm Rp.8jt

SOLD. pramoedya ananta toer 80x100cm Rp.8jt. SOLD.

mendengar suara bumi 90X130cm Rp.9jt

mana yg asli 100x140cm Rp.14jt

Gerhana 2 80x100cm Rp.12jt

Gerhana 2 80x100cm Rp.12jt

Gerhana 1 80x100cm Rp.12jt

Gerhana 1 80x100cm Rp.12jt

causa 70x90cm Rp.6jt

causa 70x90cm Rp.6jt

Carpe Diem 70x90cm Rp.10jt

Carpe Diem 70x90cm Rp.10jt

beau 140x100cm 12jt

beau 140x100cm 12jt SOLD

4 jendela 70x90cm Rp.6jt

4 jendela 70x90cm Rp.6jt

Informasi lanjut hubungi email lukisanmoses@gmail.com.

Nonton Ramayana Ballet di Prambanan

Sungguh sebuah pengalaman indah. Itu kalimat simpulan atas apa yang saya saksikan di Candi Prambanan tanggal 23 September 2014 kemarin. Ramayana Ballet namanya. Dimainkan secara kolosal oleh puluhan penari trampil, diiringi musik langsung dengan tatanan panggung yang lengkap dengan pencahayaan apik, sungguh tak rugi para penontonnya membayar dan meluangkan waktu menyaksikannya. Meski tiket bernilai ratusan ribu rupiah dan lokasi pertunjukkan cukup jauh dari tempat menginap, semuanya setimpal dengan sajian Ramayana Ballet. Setelah menyaksikan sendiri di Candi Prambanan, Jawa Tengah, sungguh indah. Seandainya mendapatkan kesempatan menyaksikan kembali, saya akan melakukannya meski telah menyaksikannya beberapa kali.

000 20140923_214154

Kemasan pertunjukan terlihat rapi, menyenangkan dan membanggakan. Ya, bangga karena para pengelolanya mampu memberikan hiburan sekaligus kebanggaan bagi orang Indonesia. Apalagi sebagian besar penonton dalam setiap gelarnya adalah wisatawan manca negara.

Sejak di pintu masuk terasa keramahan dan kesiapan pengelola acara Ramayana Ballet. Lokasi parkir yang nyaman dan luas membuat puluhan kendaraan, termasuk sejumlah bus pariwisata yang membawa rombongan pengunjung. Meski mulanya kecewa karena mobil kami dan beberapa tamu lain kesulitan menemukan lokasi pertunjukkan karena petunjuk yang kurang jelas (saat menyampaikan keluhan kepada petugas tiket masuk, kata mereka petunjuknya cukup banyak namun sepertinya tertutup pepohonan dan tidak diberi penerangan memadai).

000 20140923_214038

000 20140923_214048

Suasana pelataran parkir di lokasi pertunjukan.

Berjalan menuju pintu masuk area pertunjukkan, pengunjung disambut oleh cahaya terang yang menyinari halaman yang bersih dengan sejumlah penerima tamu berbusana tradisional Jawa. Dengan wajah ramah mereka memberikan petunjuk dan keterangan yang diperlukan setiap pengunjung. Setelah melangkah naik menuju halaman depan ditampilkan beberapa penari yang siap menemani pengunjung yang ingin foto bersama, dan sungguh tidak sia-sia karena memang terlihat antusiasme tamu untuk foto bersama mereka.

000 20140923_191817

Saat tiket diperiksa, penerima tamu memberikan ucapan selamat datang dan beberapa petunjuk tentang lokasi tempat duduk. Tak jauh dari tempat mereka berdiri disediakan banner dan wadah lembaran cetakan berisi sinopsis cerita Ramayana dalam berbagai bahasa.

002 20140923_191844

Di bagian sisi kiri pintu masuk tersedia pula kamar kecil dan jalur khusus untuk penyandang cacat, setelahnya ada pula kanting penjual makanan dan minuman.

000 20140923_213916

000 20140923_213922

Setelah memasuki area pertunjukan pun tersedia toilet umum yang baik dan bersih. Sengaja saya memeriksa bagian dalamnya.

000 20140923_202611

000 20140923_202558

Memasuki ruang pertunjukkan yang merupakan sebuah panggung terbuka, sungguh memikat hati. Tatanan bangunan mirip koloseum berlatar belakang candi Prambanan yang terlihat megah karena pencahayaan yang indah.

000 20140923_200232

Sebelum pertunjukan dimulai pembawa acara menyambut para tamu dan menjelaskan etiket acara dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Tata lampu yang indah dan musik pembuka dengan tata suara yang baik menjadi penanda dimulainya pertunjukkan. Sesaat lampu menjadi redup dan tarian Ramayana pun mulai dimainkan. Kemampuan para penari, pemusik dan penyanyi tradisional ditampilkan maksimal. Terasa kolosal dan nuansa penampilan yang profesional sangat terasa.

This slideshow requires JavaScript.

Berikut ini beberapa foto culikan penampilan Ramayana Ballet di Candi Prambanan.

This slideshow requires JavaScript.

Penampilan yang indah. Berikut ini salah satu cuplikan tarian yang menjadi favorit saya.

This slideshow requires JavaScript.

Pertunjukan indah. Ingin rasanya mengenal dan menulis lebih jauh para pengelola dan pendukung Ramayana Ballet untuk menggali informasi lebih jauh tentang kiprah dan perjalanan profesional mereka. Semoga.

Selasai acara, para tamu dihentarkan pulang lagi-lagi dengan mengesankan. Di sepanjang tangga keluar area pertunjukan, para penerima tamu dan petugas berpakaian tradisional Jawa berdiri berjajar mengucapkan terimakasih dan selamat jalan bagi para pengunjung.

000 20140923_213940

000 20140923_214008

Saya percaya para pengunjung pulang dengan puas dan menyebarkan kabar keindahan Ramayana Ballet kepada calon pengunjung berikutnya. Termasuk saya, yang tadinya tidak berharap banyak selain ingin mengenalkan budaya bangsa kepada anak-anak dan kerabat serta mencari materi objek lukisan berikutnya, malah pulang membawa kesan mendalam dan bertekat mengajak kenalan lain untuk menyaksikan Ramayana Ballet di Candi Prambanan, Jawa Tengah.