Category Archives: Desain Tekstil

Dress Painting Live Demo

Bekerja sama dengan para model cantik dari Toto Sahak Modelling dalam Pameran Batik Jawa Tengah 2012, salah satu acaranya adalah Dress Painting Live Demo. Mau lihat videonya? Klik aja di sini: http://www.youtube.com/watch?v=vO9JuNb5ToI

With Darma Lungit
With Darma Lungit in front of Agus Salim’s paintings.

Dress painting live demo December 2012

Gorgeous model

What a fascinating moment.

Dress Painting, what an angel...
… what an angel…

Dress Painting

Thanks girls, nice to work with you all.

Desain Benang Bintik: Hayak, Juhu Saretak dan Kalawa

Kali ini desain Benang Bintik bertema “Hayak” yang artinya “bersama”, “Juhu Saretak” (sayur kacang panjang) dan “Kalawa” (terang). Menonjolkan gradasi warna khas ala batik Allure, semoga adaptasi Benang Bintik dengan batik modern ini bisa diterima.

Motip jituh ampie bahalap hapan akan pesta Alem Barasih tuntang nyelu taheta kareh!

This slideshow requires JavaScript.

Salamat malalus pesta Alem Barasih tuntang Nyelu Taheta!

Moses Yes

Desain Benang Bintik “Hasien”

Hasien dalam bahasa Dayak Ngaju berarti “padat berisi” dalam konteks mengenai padi yang merunduk karena berisi. Berikut ini 10 (sepuluh) desain bertema “Hasien”. Terinspirasi dari lezatnya beras gunung, pemaknaan terserah Anda. Selamat menikmati.

This slideshow requires JavaScript.

Semoga padi menguning berisi beras semua, bukan hanya angin.

Moses Yes

Desain Benang Bintik Motif “Hasep”

Berangkat dari kebakaran hutan di sekitar saya yang merajalela, asap memenuhi atmosfer tanah Dayak. Kali ini tema desain Benang Bintik adalah “Hasep” yang artinya berasap.

Ornamen dibuat dengan dasar cat minyak berwarna putih (asap) berlatar hijau tua (hutan) disisipi warna merah (api) dan coklat (tanah), jadilah motif “Hasep” berikut ini. Selamat menikmati.

This slideshow requires JavaScript.

Malam makin larut,

Moses Yes

Desain Benang Bintik: Harmoni

Kali ini desain Benang Bintik yang ditampilkan bercorak warna lebih cerah, solid dan sedikit gradasi. Tema motif adalah “Harmoni”. Selamat menikmati.

This slideshow requires JavaScript.

Masih di sekitar rimba belantara, 19 Nop. 2012

Moses Yes

Another “Benang Bintik” Designs

Benang Bintik, specific traditional ethnic clothes of Dayak tribe from Kalimantan with some unique combinations colors, lines, and some other aspects of unity, clarity, or other aesthetical sense; somehow has its own mistery.

Here are some other creations, alternative choices for local themes of Eterwei, Garantung and Handep.

This slideshow requires JavaScript.

Far from my sea, Nov. 18th 2012

Moses Yes

Desain Benang Bintik Motif Bitik, Dawen Taya dan Dehes

Desain kali ini terinspirasi oleh bitik (semut), dawen Taya (daun Taya, kerap dibuat sayur pahit, lezat!), dan dehes (arus air sungai). Komposisi warna agak cerah dan keras, sesuai intepretasi kesan rasa tema motif.

Inilah hasil olah rasa estetik (yang semoga benar-benar diterima indah) atas karakter bitik yang kecil lincah dan terus bergerak, dawen Taya yang pahit, keras namun lezat serta dehes yang mengalir keras dan lembut; ke dalam komposisi garis dan warna. Semoga menjadi inspirasi.

This slideshow requires JavaScript.

Tepian Rimba, Oktober ’12

Lukisan Moses,

Desain Benang Bintik Motif “Tahatung”

Benang dalam bahasa Dayak Ngaju berarti kain. Sedangkan Benang Bintik merupakan produk tekstil khas Kalimantan Tengah yang bercirikan motif ornamen tradisional suku Dayak.

Kali ini saya membuat desain yang terinspirasi dari Landak atau dalam Bahasa Dayak Ngaju disebut “tahatung”, hewan cantik berduri tajam (sesuai dengan ciri khas ornamen Dayak) yang banyak terdapat di sekitar tanah Borneo.

Dari kecantikan hewan ini, saya membuat komposisi yang diinterpretasikan kedalam berbagai paduserasi warna dan bentuk, dengan warna dominan merah (crimson red) hitam, putih, dan sedikit warna pastel hijau, biru, kuning, dan lainnya. Dasaran gambar saya buat diatas papan agar menampilkan warna natural coklat bercorak tekstur kayu.

Selamat menikmati.

This slideshow requires JavaScript.

Dari Tepian Rimba, Oktober 2012

Lukisan Moses,

Desain Benang Bintik Motif Antang, Bajai, Bajuru, Batang Danum

Benang Bintik merupakan produk tekstil khas Kalimantan Tengah yang bercirikan motif ornamen tradisional suku Dayak. Terbentuk oleh garis-garis yang umumnya berupa lengkungan dan lingkaran-lingkaran berujung tajam, kesan rasa harmonis mengalir seiring komposisi warna-warna primer yang berani.

Ornamen pakem berupa visualisasi flora dan fauna endemik bersatu dengan garis-garis latar berwarna kontras sesuai pakem khas utama yaitu hitam (babilem), putih (baputi), merah (bahandang), kuning (bahenda) dan hijau (bahijau). Ornamen lain yang umum digunakan yaitu Betang (rumah panggung), Batang Garing Belum, Talawang, Mandau dan aneka produk budaya Dayak.

Dalam sajian karya desain berikut ini, saya mengkombinasikan warna-warna tersier sebagai warna antara untuk menjembatani dan menyatukan objek-objek berpola warna primer yang kuat.

Untuk menonjolkan ciri utama benang bintik yaitu corak mozaik latar belakang yang berkesan belang bintik-bintik ringan, saya menggunakan dasaran berupa campuran warna cat minyak di atas kanvas. Diawali dengan sketsa utama objek dan dilanjutkan dengan pencampuran cat minyak secara langsung di atas kanvas.

Desain berikut ini dimaksudkan untuk memperkaya khasanah referensi motif Benang Bintik lewat desain yang diupayakan berbeda dari yang sudah ada. Semoga. Selamat menikmati.

This slideshow requires JavaScript.

Tepian Rimba, Otober 2012,

Lukisan Moses